Senin, 26 Mei 2014
definisi kehidupan
Sabtu, 24 Mei 2014
Duniaku bukan kata terserah!
Duniaku bukan kata terserah!
Dampak hitam kelam menjadi-jadi..
Pergi membawa api emosi dalam hati..
Berkata bagai pucuk hinggap muda..
Tak ada yang terpikirkan dan keluar begitu saja..
Kemana dirimu sesungguhnya?
Datang hanya diam dalam kelam..
Datang hanya kesal membusur mata..
Dan tetap kau pergi tak mengerti hingga malam mengganti..
Maaf tak kau tanggap..
Niat tak kau mengerti..
Hanya bercakap dengan emosi..
Dan diam tak pernah selesai..
Kau pilih pergi..
Aku akan pergi lebih jauh lagi..
Kau pilih diam..
Aku akan diam seribu bahasa..
Metamorfosis kehidupan..
Tapi kau tetap jadi ulat..
Angin dingin menghampiri..
Pengap tetap kau nikmati..
Memang hati lebih dari kata terserah..
Tak ada niat membangun kedewasaan jiwa..
Dan apakah ada waktu bisa terulang?
Bukan terserah, karna tak akan pernah bisa..
Dampak hitam kelam menjadi-jadi..
Pergi membawa api emosi dalam hati..
Berkata bagai pucuk hinggap muda..
Tak ada yang terpikirkan dan keluar begitu saja..
Kemana dirimu sesungguhnya?
Datang hanya diam dalam kelam..
Datang hanya kesal membusur mata..
Dan tetap kau pergi tak mengerti hingga malam mengganti..
Maaf tak kau tanggap..
Niat tak kau mengerti..
Hanya bercakap dengan emosi..
Dan diam tak pernah selesai..
Kau pilih pergi..
Aku akan pergi lebih jauh lagi..
Kau pilih diam..
Aku akan diam seribu bahasa..
Metamorfosis kehidupan..
Tapi kau tetap jadi ulat..
Angin dingin menghampiri..
Pengap tetap kau nikmati..
Memang hati lebih dari kata terserah..
Tak ada niat membangun kedewasaan jiwa..
Dan apakah ada waktu bisa terulang?
Bukan terserah, karna tak akan pernah bisa..
PERJALANAN
Saat hujan semakin deras
kusuri jalan selangkah
demi selangkah
Kuraba bajuku yang sudah
kuyup
serasa dingin udara menusuk
sebentar kutoleh kebelakang
Terlihat jelas roda sejarah
membentang
Angin kencang
Percikan hujan
Halilintar
Semuanya adalah terpaan
kehidupan
Aku berharap reda khan
tiba
Terang khan menjelma
Menjadikan hidup penuh
makna
Bingkai kehidupan
Bingkai kehidupan
Masa demi masa berlalu
sudah
Kemana kaki jalan melangkah
Liku-liku kehidupan mengukir
sejarah
Kini saatnya berpotret
diri
Berbenah dari segala keburukan
Meningkatkan semua kebaikan
Ramadhan sebentar khan
tiba
Kini saatnya tuk membuka
pintu hati
Memaafkan semua kehilafan
Mari kita sambut dengan
gembira
Dengan memperbanyak ibadah
Tuk menggapai tingkatan
taqwa
Derajat tertinggi disisi
khalik
Semoga Allah selalu membimbing
kita
Dan nanti memasukkan kita
dalam surga-Nya
Amiin
HIKMAH KEHIDUPAN
HIKMAH KEHIDUPAN
"Engkau dilahirkan ibumu dalam keadaan menangis. Sedangkan manusia di sekelilingmu tertawa bahagia.Maka berbuatlah sesuatu untuk satu hari di mana kematianmu datang, engkau meninggal dalam keadaan tersenyum bahagia dan sementara orang lain menangisi kepergianmu." (Ali bin Abi Thalib).
"Bila engkau ingin dicintai Allah,
takutlah kepada-Nya dan bertakwalah.
Bila engkau ingin dicintai para makhluk,
berbuat baiklah kepada mereka,
dan jangan berharap sesuatu dari yang mereka miliki.
Dan bila engkau ingin diperkaya dalam harta,
maka zakatilah harta bendamu.
Bila engkau ingin disehatkan badan mu,
maka perbanyaklah sedekah.
Dan bila engkau ingin diperpanjang umur mu,
maka bersilaturrahmilah kepada kaum kerabat mu.
Bila engkau ingin dikumpulkan bersama Rasulullah dipadang mahsyar, maka perpanjanglah sujudmu kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Perkasa."
Kamis, 22 Mei 2014
Langganan:
Postingan (Atom)


